Archives

What’s new

Apa kabar keluarga kecil kami??

Sebelum bulan januari berakhir, pengen mengucap syukur, alhamdulillah di awal tahun ini ada kabar baik untuk keluarga kami, pak suami diamanahkan untuk mengisi suatu posisi baru di tempat kerjanya. Bukan hal yang gampang memang, yang pastinya tanggung jawab pak suami semakin bertambah, dan bertambah pula konsekuensi2 lainnya.

Waktu pelantikan, saya dan anak2 juga diundang, jujur saya merinding waktu itu, ketika melihat suami dan beberapa rekannya diambil sumpahnya, menggunakan Alquran diatas kepala, bersumpah atas nama Allah.

Semoga dalam menjalankan tugasnya suami saya selalu mendapat lindungan dari Allah, dijauhkan dari hal2 yang buruk,.

Semoga suami saya selalu ingat bahwa jabatan, harta atau apapun itu adalah cobaan, mudah2an bisa jadi ladang ibadah untuk lebih dekat kepada Allah.

Semoga suami saya selalu ingat  bahwa apa yang diamanahkan ini kelak akan dipertanggungjawabkan di hari akhir nanti,

Semoga suami bisa terus istiqamah dijalan yang lurus,  mencari rejeki untuk dibawa pulang buat anak istrinya hanyalah rezeki yang halal. amin

Barangsiapa yang bekerja keras untuk mencari nafkah untuk keluarganya, maka sama dengan pejuang di jalan Allah (HR.Ahmad)

Sesungguhnya diantara dosa-dosa itu ada yang tidak dapat terhapus dengan puasa dan shalat, maka para sahabat pun bertanya “apakah yang dapat menghapusnya, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab”bersusah payah dalam mencari nafkah”

Siapa saja pada sore ,hari bersusah payah dalam bejerjam maka sore itu dia diampuni (HR.tabrani dan Ibnu Abbas)

Saat Rasulullah mencium tangan seorang sahabat yang melepuh karena bekerja, Rasulullah berkata “inilah tangan yang tidak akan tersentuh api neraka”

Sesungguhnya Allah mencintai jika sesorang melakukan suatu pekerjaan hendaknya dilakukan secara itqon (profesional) HR Baihaqi dai Sitti Aisyah Ra

Cayooo papa…Semangadddd !!!!

IMG01319-20130115-0941

 20130115_104240

Advertisements

Raihan, the Next masterchef

Kalau raihan lagi bosen main, males nonton atau agak2 cranky, saya punya “kunciannya”, ajak dia ke dapur dan bikin dia sibuk disana, pasti deh matanya langsung berbinar-binar saking semangatnya. Apalagi kalo saya lagi baking, senyumnya jadi lebarrr banget kalo saya mintain tolong pecahin telur, tambahin tepung atau aduk adonan. Di Bremen karena semangat belajar masak+baking yang sedang berkoar2 plus ditunjang dengan oven yang bagus, saya jadi rajinnn banget baking. Salah satu kue andalan yang paling sering saya buat adalah kue wingko, dan raihan udah hapal loh urut2an membuatnya, “ma gulanya dimasukin kan” atau “ma..habis ini kelapanya lagi kan“.

Pas mudik ke kendari, ngeliat kakak saya lagi baking, raihan dengan pede “menawarkan bantuan”, pas lagi asik2 baking dia ngomong “ ih koq puang ita (panggilan dia ke kaka saya) ga baca resep dulu sih, mama kalau bikin kue pasti baca resep dulu.” Mendengar itu mama  dan kakak saya langsung ngakak, abis deh saya diledekin. kakak saya ngomong ” kalau disini mah bikin kue gak pake baca resep lagi, udah hapal diluar kepala”. duh ketahuan deh emaknya raihan si baker amateur *tutupmukapakeapron*

Gak cuma dengan saya sih dengan papanya, raihan juga suka bereksperimen didapur, kalo tiba2 mereka minta ijin mau ke supermarket beli tepung dan gula itu berarti mereka ada “proyek” lagi. Kalau sudah didapur raihan gak kenal capek loh, pernah kami baru aja pulang dari dokter. eh dia langsung nodong papanya buat baking, padahal waktu itu udah malem banget. dan tau gak acara bakingnya selesai jam berapa?jam 10 malam sodara2. saya udah gak kuat ngikutin acara mereka sampe selesai. besok paginya saya terbangun melihat dapur dalam keadaan porak poranda dan setoples kecil kue kering hasil karya raihan & papa

Waktu saya lagi opname di RS, pulang dari menjenguk saya, saya sedikit khawatir karena gak ada kabar dari papa & raihan, BBM gak dibales, telfon gak diangkat. Besok paginya si papa ngabarin, maaf mam semalam kami kecapean, pulang dari RS kita langsung bikin apfelkuchen abis itu langsung bobo. dan siangnya pas jenguk saya dengan bangganya si raihan bawa kue itu dan bilang, ayo mama cobain kuenya enak deh..raihan yang bikin loh..

Permisah..please welcome..Raihan..the next masterchef




Cerita Bumil-lagi kepengen Narsis

Kemarin sore tiba hasrat narsis diriku menggelora, dan baru inget, selama hamil ini belum pernah difoto..
dan… jreng2 inilah penampakan diriku. diusia kehamilan 23-24 bulan… berat badan (ehm..) “baru” naik 5 kg. 1 kg lagi menuju 60 kg,mudah2an kenaikan berat badannya tetep stabil deh dibulan2 berikutnya. agak2 parno juga mengingat waktu raihan dulu sempet naik 20 kg sahajahhhh... (gimana enggak, wong waktu itu cemilan gw kelas berat, nasi kuning cyinnn)

Foto ini pas mau ke dokter buat periksa kehamilan, sejak pulang dari jerman baru sempat konsul ke dokter hihihi

Proud of you my man…

yeahh.seperti biasa, ini postingan super telat,kejadiannya di maret kemarin, tapi baru sempat di posting hari ini *lap2blogpenuhdebu*..

Peristiwa ini “wajib” hukumnya buat diposting. salah satu moment penting bagi keluarga kami, yang mana (duh bahasa gw) buat sampe ke moment ini perjalanannya panjang dan gak bisa dibilang gampang. rela ngejalanin long distance sejak raihan umur 21 hariyang tentu saja penuh dengan cerita manis asem, jatuh dan bangun. juga keputusan besar ketika akhirnya aku ikhlas untuk resign dari kerjaanku dan mengikuti suami ke negeri nun jauh disana. banyak “ujian” yang harus kami lewati sebelum sampe ke tahap ini, salah satunya ketika aku sakit “agak serius” sampai harus dirawat dirumah sakit dalam jangka waktu yang lama. semua itu insya allah akan jadi kenangan manis yang insya allah bisa memperkuat ikatan kami.

Dan akhirnya Alhamdulillah wa syukurillah, perjalanan panjang itu akhirnya ”berakhir” sudah di 15 Maret 2012 kemarin. Yap suami saya telah resmi mendapatkan gelar doktornya di bidang ’natural science’ dari Universitas Bremen-Germany.

Gelar, harta atau jabatan hanyalah hiasan-hiasan kecil didunia mudah2an tidak menjadikan kami menjadi sombong dan tinggi hati, tapi sebaliknya semoga menjadi jalan untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. Semoga bisa membawa berkah buat orang banyak. Amin.

Jika boleh membagi rasa suka cita ini, ingin kami berikan kepada orang-orang spesial di hati kami..

Kepada kedua mertuaku yang telah almarhum, yang sangat ingin melihat anaknya memakai baju kebesaran dan toga wisuda, sayangnya keinginan itu tidak sempat terwujud. Tapi saya yakin. Hari itu..dari sana..kalian melihat kami.

Kepada kedua orang tuaku tercinta, yang doa-doa dan kasih sayangnya tidak pernah berhenti mengalir untuk kami.

Kepada Saudara dan semua keluarga di Kendari,Bone, Bogor  dan Makassar..terima kasih untuk supportnya.. terima kasih untuk selalu ”ada” untuk kami

Kepada semua teman-teman dan keluarga besar Indonesia di Bremen, terima kasih untuk hati yang ikhlas dan semua bantuan kalian..semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.

Kurang lebih 4 tahun lalu, suami menemani saya diruang bersalin, dia kuat bertahan berdiri 6 jam disisi saya, tangannya tidak pernah lepas menggenggam saya, waktu itu saya yang akan melahirkan tapi dari raut mukanya dia yang lebih pucat dibanding saya..

Dan 4 tahun kemudian saya merasakan hal yang sama mendampingi suami selama 1,5 jam di ruang sidang rasanya koq saya yang lebih tegang dan mules.
Kita impas sekarang pap!!!! hehehe

Congratulations sayang..we are proud of you..

Dari tim cheerleader yang selalu penuh cinta
Mama, raihan dan baby inside

Continue reading

Fasching tag

Alhamdulillah akhirnya bisa ngeblog lagi, banyak cerita yang pengen aku bagi mudah2an bisa sempat nulisnya.
dimulai dari cerita yang happy2 aja dulu yah..
Di Jerman (atau eropa pada umumnya) tiap pergantian musim, kayaknya selalu ada tradisi melakukan sesuatu deh, seperti tradisi membawa lampion ketika musim gugur, dan ketika memasuki musim semi, tradisinya lain lagi,yaitu memakai kostum atau faschig tag.   Di setiap kindergarten dan SD, termasuk di sekolah Raihan biasanya itu hari yang paling ditunggu-tunggu. dan ternyata bukan cuma untuk anak-anak, orang dewasa juga melakukan hal yang sama. dan biasanya dihari sabtu akan ada karnaval kostum di kota. sayang tahun ini kami gak sempat nonton.

biasanya awal bulan Desember toko-toko sudah mulai ramai menjual aneka macam kostum. raihan sejak awal udah bilang kalau dia pengen pakai kostum bajak laut. pas jalan-jalan ke H&M eh ternyata jual kostum itu, tapi harganya masih mahal euy #makirit, aku pikir nanti2 aja deh belinya kalo udah mau deket hari H. eh  ternyata emang rejeki raihan, pas bulan januari si kostum di diskon dong setengah harga. Alhamdulillah langsung dibungkus deh.  Fasching tag di sekolah raihan jatuhnya pas hari jumat tanggal 17 februari 2012, alhamdulllah banget Allah maha baik, waktunya pas banget, aku baru aja keluar dari RS (yang ini nanti diceritain yah) jadi bisa menghadiri acaranya . Ini  “pesta” kostum pertama buat Raihan. Seru. Semua  murid tampil dengan kostum andalannya, dan ternyata gak cuma murid, guru2nya pun gak mau ketinggalan aksi. keren deh.
Its memorable!!!


Continue reading

Hurra..hurra..die herbs ist da..

Alhamdulillah dikasih kesempatan sama Allah buat ngerasain yang namanya musim gugur, Ini musim gugur pertama buat saya.  waktu pertama kali kesini tahun 2009, datangnya pas bulan Oktober,udah masuk musim gugur sih tapi suasananya belum seperti yang biasa saya liat di pilem2, jadi masih penasaran sama yang namanya musim gugur. trus tahun lalu, pas si papa uplod foto2 musim gugurnya jadi makin penasarannnn…


Continue reading

Laternenfest

Saya gak tau sejarah/cerita aslinya seperti apa, tapi setiap saya membacakan buku dongeng buat raihan disini, kalau ada cerita tentang musim gugur selalu saja ilustrasinya seperti gambar2 dibawah ini

gambar diambil dari sana dan sini

si papa bilang sepertinya itu tradisi anak2 di eropa menyambut musim gugur, pawai keliling bersama teman-teman sekolah dan keluarga sambil membawa lampion, Dikenal dengan nama Laternefest atau festival lampion/lentera.saya jadi penasaran seperti apa kira2 laternenfest itu, sepertinya seru dan menyenangkan.ahh rasanya gak sabar menunggu musim gugur itu tiba.

Kira-kira minggu kedua di bulan Oktober, kami dapat surat dari sekolah yang isinya mengundang kami orang tua murid untuk hadir acara pertemuan yang akan membahas tentang kegiatan  Laternfest. wah ini dia nih momen yang kami tunggu2. ketika kami memberitahukan hal ini kepada raihan, dia keliatan sangat excited, sama seperti emaknya . Continue reading