Laternenfest

Saya gak tau sejarah/cerita aslinya seperti apa, tapi setiap saya membacakan buku dongeng buat raihan disini, kalau ada cerita tentang musim gugur selalu saja ilustrasinya seperti gambar2 dibawah ini

gambar diambil dari sana dan sini

si papa bilang sepertinya itu tradisi anak2 di eropa menyambut musim gugur, pawai keliling bersama teman-teman sekolah dan keluarga sambil membawa lampion, Dikenal dengan nama Laternefest atau festival lampion/lentera.saya jadi penasaran seperti apa kira2 laternenfest itu, sepertinya seru dan menyenangkan.ahh rasanya gak sabar menunggu musim gugur itu tiba.

Kira-kira minggu kedua di bulan Oktober, kami dapat surat dari sekolah yang isinya mengundang kami orang tua murid untuk hadir acara pertemuan yang akan membahas tentang kegiatan  Laternfest. wah ini dia nih momen yang kami tunggu2. ketika kami memberitahukan hal ini kepada raihan, dia keliatan sangat excited, sama seperti emaknya .Sayangnya karena ada urusan lain, saya tidak bisa menghadiri rapat di sekolah, yang  hadir si papa, dan ternyata emang ada hikmahnya karena ternyata di rapat itu sekaligus juga orangtua diminta membuat sendiri lampion buat anak2nya, untunggggg saja bukan saya yang hadir, kalo soal crafting2 kayak gini, jika dirangking saya sudah pasti berada diurutan terakhir, hehehe sama sekali gak berbakat. si Papa cerita, banyak ibu2 yang minta tolong ke dia buat bantuin bikin lampion, hehee ternyata bukan saya aja yah ibu2 gagap crafting .*caritemen*Menyambut laternenfest ini sekolah raihan seperti sedang menyiapkan hajatan besar, kelas musik yang biasanya cuma diadakan seminggu sekali (setiap hari selasa), kini diadakan setiap hari  maksudnya biar murid2 familiar dengan lagu2 yang akan dibawakan di laternefest nanti. (saya aja sampe hafal lagunya). Jadi setiap hari, dimulai tepat jam8 pagi, anak2 dari semua kelas dikumpulkan di hall.kemudian mereka berlatih menyanyi dan latihan membawa lampion. jadi ditengah2 hall ada meja kecil, dan tiap2 anak bergantian untuk latihan membawa lampion sambil mengelilingi meja kecil itu, diiringi lagu dari teman2 lainnya.

di Hari kamis, raihan akhirnya kebagian juga jatah latihan membawa lampion..hehe salut deh dengan semangat anakku,setiap ditanya siapa yang mau bawa lampion dia juga semangat unjuk tangan seperti teman2nya sambil bilang “ich auch..ich auch” (saya juga..saya juga- red)


Akhirnya hari yang ditunggu2 datang juga, jumat siang raihan yang biasanya agak susah kalau diajak tidur siang, tumben2an mau nurut setelah saya ngasih tau kalau sebentar sore itu akan ada Laternenfest. Jam 5 sore kami udah siap2 berangkat kesekolah. Tiba disekolah ternyata udah ramai.wiihhh sekolah raihan jadi semarak,disetiap sudut penuh dengan lampu-lampu, dekorasinya juga lucu-lucu


Anak-anak keliatan sangat excited, bisa bertemu teman2 di malam hari tentu ini diluar kebiasaan mereka.Seperti gak pernah kehabisan energi,mereka berlarian kesana kemari dan tak lupa trus saling  “pamer” lampion. pesertanya jadi dua kali lipat dari jumlah murid, karena selain bersama orang tua, banyak juga yang datang dengan membawa adik dan kakaknya.

Acaranya diadakan dihalaman belakang sekolah, setelah murid terkumpul semua, kemudian dimulai deh acara nyanyi-nyanyi bareng. anak2 keliatan semangat banget unjuk kebolehan nyanyi, kan bangga bisa nyanyi sambil dilihat papa dan mama


selesai nyanyi, kemudian anak2 diajak berkumpul didekat lapangan, ternyata ada hiburan. “atraksi Manusia api” wow aku melihat mulut2 kecil itu ternganga2, mereka takjub melihat manusia api beraksi.


kelar atraksi, acara intipun dimulai, pawai keliling sambil membawa lampion, rutenya gak jauh2 banget, berkeliling perumahan yang ada di sekitar sekolah.meskipun udah larut, tapi anak2 itu gak keliatan capek, sambil membawa lampion mereka gak berhenti2 bernyanyi, raihan keliatan senang sekali malam itu.akhirnya kami merasakan juga seperti yang diceritakan dibuku dongeng2  .


sekitar jam 8 pawai selesai, semunya bubar menuju kerumah masing-masing.Bisa dibilang laternenfest itu adalah acara sekolah “penting” pertama buat raihan, saya merasa bersyukur sekali, saya dan papa bisa menemani raihan di acara yang penting buat dia. mudah2an Allah SWT memberi kami umur panjang dan kesehatan, sehingga kami akan selalu ada untuk raihan. amin..

sudah ampir seminggu acara ini berlangsung, tapi lagu2nya masih terngiang2 di telinga saya..

Der Herbst, der Herbst, der Herbst ist da!
Er bringt uns Wind, hei hussassa!

Schüttelt ab die Blätter, bringt uns Regenwetter.
Heia hussassa, der Herbst ist da!

kalau pengen tau lagunya bisa liat di sini

One thought on “Laternenfest

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s