Liburan hari Keempat-The Wonderful Pisa

Kami nyetel alarm pukul 4 pagi, aku bangun terus packing sedangkan papa masak. setelah semuanya beres kami mandi,sholat, sarapan trus check out, Alhamdulillah setelah minum obat penurun panas semalam, raihan udah baikan dan ceria lagi..anak pinter..

Tiba di stasiun, keretanya baruu aja datang, asik mumpung belum pada rame, kita bebas poto2 hihihi


  • sepanjang perjalanan..dua cowok ini asik ngobrol..(sst lagi ngebahas apa siy??)

Disebelah kami ada rombongan opa2 yang lagi tour juga kayaknya, mereka ngabisin waktu dengan becanda dan main kartu, si raihan nunjuk opa2 itu sambil bilang “mama itu papa it (panggilan buat kakeknya)”.. hmm anak kecil ini ternyata kangen sama kakeknya hiks


Kereta Trenitalia ini ongkosnya  83 euro untuk 3 kursi, tapi berhubung penumpang sepi jadi kita nguasain  4 kursi hehe..Perjalanan dari Roma ke Pisa memakan waktu +/- 2.5 jam. Sekitar jam 11 siang, kami akhirnya tiba di Pisa. Ternyata pisa ini kota kecil, stasiunnya juga gak begitu ramai.  Setelah nitip barang di deposito bagagli (tarif 3 euro/item) trus papa beli tiket bus (1 euro/orang). Gak sampe 10 menit naik bus dan tarangggggggggggg sampelah kami ditujuan, The Leaning Tower alias Menara miring Pisa yang terkenal itu udah ada didepan mata, Subhanallah terima kasih Ya Allah udah dikasih kesempatan bisa nyampe disini.

Pas turun dari bus, ternyata gerimis.Hiks Tuhan jangan gerimis dulu donk, pengen foto-foto nih. Alhamdulillah  Allah Maha Baik, langsung ngabulin doaku. Gerimisnya berenti hehehe...Enaknya di Pisa ini karena lokasi wisatanya di 1 kompleks itu doank jadi gak perlu kemana-mana lagi..

 

  • Ayoo papa..mama..raihan yang jadi Guidenya..

  • Dan seperti biasa jepret sana-jepret sini heheh



Puas poto2 kami nyari lokasi dan posisi enak buat makan siang (bawa bekal). FYI kalo kesini trus gak bawa bekal, didepan area wisata ini ada Mc D koq. Seneng banget, makan siang sambil liat si menara dan raihan makannya banyakkkk..

 

Kalau lagi ditempat2 “istimewa” seperti ini aku selalu bilang gini ke Raihan “ raihan hari ini papa & mama nganter kamu kesini, suatu saat Raihan insya allah akan balik kesini lagi, tapi dengan usaha raihan sendiri yah nak.Amin..amin Ya Allah

Yang juga menarik perhatian, karena hari itu ada 3 pasang pengantin yang entah nikah atau Cuma foto prewedding di Menara pisa.dan catet..ketiga pasang itu adalah orang asia (china/korea/japan), jadi inget dulu waktu di Eiffel dan di Museum Versailles juga ada orang Asia (china/korea/japan) yang foto prewed disana.hmmm mereka kan punya pohon duit..jadi mau ngapain aja bisa. ih sirikk
  • Ini pasangan yang pertama

  • Dan ini pasangan yang kedua

Sesuai itinerary kita rencananya baru balik ke stasiun lagi sekitar pukul setegah 5 sore karena kereta kami berangkat jam setengah 6 menuju milan. Tapi karena udah puas foto dan ngiterin kompleks ini, sekitar jam 2 siang si papa tiba2 bilang “ eh gimana kalo kita balik ke stasiun dan coba nanya ke petugas, kali aja jadwal keberangkatan kita bisa dimajuin”. Akhirnya kami pun balik ke stasiun.

Di Stasiun, sementara papa ngomong sama petugas loketnya, aku berdoa terus, mudah2an bisa dimajun jadwalnya., Kalau kami berangkat dengan kereta jam 4 sore insya Allah sampe di Milan jam 8 malam, siapa tau bisa jalan2 liat Milan di malam hari, kan lumajannnnnnn..tapi kemudian papa datang dengan muka lesu, soal majuin jadwal sih bisa tapi oh ternyata, papa salah ngebooking jadwal kereta.Jadi waktu beli tiket via online, harusnya ngebooking tanggal 20 februasi 2011 tapi papa ngeklik 20 januari 2011..hikss..akhirnya tiketnya hangus, gak bisa digunakan dan harus beli yang baru lagi..sedihhhhhhh


Yah tapi selalu ada hikmah dibalik kejadian, meskipun harus ngeluarin budget extra buat beli tiket baru (58.80 euro) tapi kami gak berhenti bersyukur atas kejadian hari ini.coba bayangin, kenapa Allah tiba2 menggerakkan hati papa buat balik ke stasiun lebih cepat dari jadwal?kalau misalnya sesuai skenario, kami baru balik jam setengah 5 sore dan baru menyadari kekeliruan tiket yang kami beli, dampaknya lebih parah lagi. Karena ternyata jadwal keberangkatan kereta pukul setengah 6 sore ke Milan itu hanya berlaku di bulan Januari, di Bulan feburari, kereta terakhir ke Milan yah yang pukul 4  sore itu. Kalau misalnya kejadiannya seperti itu, terpaksa kami nginep di Pisa (cari penginapan mendadak bukan hal yang gampang disini),  untung kalau besoknya  dapat tiket pagi ke Milan, kalau gak, gimana? padahal siangnya kami udah harus di Bandara buat pulang ke Bremen..

Alhamdulillah,  masih ada 2 bangku kosong di kereta jam  sore menuju Milan, meskipun harus ganti kereta sekali. Diperjalanan gak brerhenti aku berzikir, bersyukur banget Allah masih melindungi keluarga kecil kami. Ya..hanya Allahlah sebaik2 tempat berlindung. Dan sekali lagi, “ nikmat tuhan kamu yang mana yang engkau dustakan?” (QS : AR.Rahman :13)

Episode terakhir : The Beatiful Milan

2 thoughts on “Liburan hari Keempat-The Wonderful Pisa

  1. Gue suka banget deh baca cerita2nya, selalu ada pesan untuk ga lupa bersyukur ke Allah SWT dan ga lupa untuk mencari “hikmah” di setiap kejadian🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s