Dinas plus plus

Tuntutan pekerjaan saya yang mengharuskan tidak hanya duduk dibelakang meja namun kadang kala juga harus kunjungan lapangan, istilahnya OTS (On The Spot). OTS ini adalah salah satu dari tahapan pekerjaan saya untuk mengunjungi debitur ataupun calon debitur untuk melihat aktivitas usahanya.

OTS ini menyenangkan loh, kadang kalo lagi suntuk berhadapan dengan layar monitor.OTS bisa  jadi obat anti boring, keluar kantor ke tempat debitur sekalian refreshing, bahkan kadang juga terselip kepentingan pribadi seperti misalnya singgah bentar di mall ato makan2 di resto hihihi..

Tapi gak selamanya OTS itu menyenangkan, kalau lokasinya dalam kota sih asik2 aja, cuma masalahnya tempat usaha debitur itu kan gak melulu didalam kota, ada juga yang di kabupaten2 bahkan ada yang jaraknya ratusan kilometer dari kota..Pyuh..Selama ini sih aku udah sering OTS keluar kota, gak ada masalah sih karena meskipun jauh namun masih bisa ditempuh lewat jalur darat,berangkatnya subuh dan pulang malam hari jadi gak perlu nginep..

Nah kemarin tuh kebetulan ada debitur kelolaanku yang harus di review kreditnya, usahanya menjual hasil laut (teri nasi & rajungan), lokasi usahanya tersebar di beberapa daerah, dan dari hasil diskusi dengan suprvisor aku, kita memutuskan kalo harus OTS ke tempat Debitur aku yang ada di Kabupaten Raha..Its means harus melewati lautan dan berarti perjalanan gak bisa PP sehari dan itu berarti pula harus nginep..Oh my God..gimana Raihan..??sejak dia lahir belum pernah dia pisah tidur sama aku (eh pernah ding sekali waktu dia dirawat karena jaundice),kalo malam dia nenen langsung dari pabriknya..sementara kalo mau ditinggal juga..stok ASIku gak memungkinkan jumlahnya..

Akhirnya aku nego sama supervisorku, kalo misalnya harus pergi ke sana aku minta diperbolehkan bawa raihan & lina (mbaknya raihan). Alhamdulillah dia gak masalah..dan berangkatlah kami berlima, aku,1 orang temen aku,supervisor, lina dan raihan (19 bulan ,sang analis kredit bank termuda hehehe)

Dari Kendari kami berangkat jam setengah 8 pagi naik kapal fiber/super jet. Perjalanan dari Kendari ke Raha memakan waktu +/- 3 jam..selama perjalanan Raihan enjoy2 aja, lina apalagi dia senang banget karena yang akan kami datangin itu adalah kampung halamannya dia heheh…

Tiba di Raha, kami makan siang dulu trus ngedrop Raihan & lina di Hotel (lebih tepatnya wisma sih), nitip ASIP plus blue ice di kulkas hotel (gaka da klulkas di kamar hotel) abis itu saya bersama tim plus 1 orang pegawai dari kantor debitur dan 1 orang sopir melanjutkan perjalanan ke daerah Pajala +/- 100 km dari Kota raha..

Sebenarnya sih jaraknya gak terlalu jauh, Cuma yang bikin nyeah itu adalah karena jalannya yang jelekkkkkkkk banget.., sebagian jalan aspal berlubang2,,giliran jalanan mulus eh stuktur jalannya malah bergelombang jadi berasa kayak naik kuda heheh..

Di sepanjang jalan saya melihat banyak pohon jati (raha adalah salah satu daerah penghasil Jati) menurut cerita, dulu jika kita menysuri jalan2 di Raha maka rimbunan pohon jati menaungi sepanjang perjalanan namun karena illegal logging sekarang Jati yang ada di Raha sudah sangat sedikit,disepanjang jalan saya banyak melihat sisa jati yang ditebang dan  dtitinggalkan begitu saja. Sungguh mengenaskan..Dan lebih menyayat hati ternyata di pelabuhan saya melihat 1 kapal berisi puluhan batang pohon yang siap dibawa keluar pulau (entah usaha ini memiliki izin ato tidak)

Setelah pinggang ampir patah karena menempuh perjalanan yang cukup jauh, akhirnya sampelah kami di tempat  mini plan (kamp nelayan binaan sang debitur), ini dia foto2nya

ini dia foto daging kepiting yang siap dikirim ke Jakarta,cirebon,Makassar & Surabaya

Dari perusahaan tersbut, daging kepiting ini di packing dalam kaleng dan di ekspor keluar negeri..Jadi orang2 bule di Eropa ato jepang sana kalo ke resto makan sup asparagus..nah salah satunya berasal dari desa Pajala ini

sebelum pulang gak lupa donk nyobain rajungan from Pajala

Setelah urusan survey dan ngumpulin data lengkap..akhirnya kami pulang dan tiba  kembali di kota raha sekitar pukul 6 sore…Nyampe Hotel dapetin Raihan lagi nyanyi2 dengan lina. & alhamdulillah menurut lina dia gak rewel, sudah gitu makannya banyak hehe

Malam harinya kami keluar makan trus balik hotel dan esoknya pagi2 ke pelabuhan dan Alhamdulillah tiba di Kendari pukul 1 siang..Oh iya sebelum pulang , kami sempat nyobain Coto Jeneberang (bukan makanan khas raha sih) dan beli roti yang katanya rasanya mirip roti boy hehehe

Meskipun capek tapi rasanya seneng banget, urusan kerja selesai dan yang bikin seneng karena gak perlu ninggalin raihan,,

PS : Raihan sayang..terima kasih untuk mengijinkan mama bekerja , terima kasih untuk senyum manis & lambaian tanganmu mengantar mama berangkat kantor, terima kasih atas keihlasanmu merelakan sebagian waktu mama  tidak dihabiskan denganmu,terima kasih untuk pelukan hangatmu menjemput mama pulang kantor, Mama berusaha untuk memberikan yang terbaik untukmu sayang,dan  berjanji untuk selalu  menempatkan kamu di urutan pertama dalam hidupku…Senyum Manismu jadi kado terindah di Hari ibu ini..Love u

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s