Sepotong cerita dari Paris (travel story)

Setelah berhasil menyelesaikan tumpukan pending kerjaan yang aku tinggalkan selama cuti akhirnya hidupku berjalan normal lagi (halah).. akhirnya aku bisa ngeblog lagi. Mulai blog ini sampe beberapa blog berikutnya jangan bosan yah kalo aku cerita tentang eropa mulu..jangan bilang aku snob or basi yah..aku cuma pengen sharing pengalaman aja..apa yang aku lihat & aku alami selama disana..kalo ada yang eneg jangan dibaca hehehe

Kali ini aku mo cerita tentang hotel atawa penginapan selama kami jalan2 di eropa tepatnya di paris-amsterdam-berlin. Kalo yang di Bremen gak usah dibahas yee. Kan nginapnya di kamar ndiri..

Tips penting buat para traveller, biar acara jalan2nya lebih tenang n bisa ngirit biaya.sebaiknya  jauh2 hari udah harus booking hotel & tiket transportasi (kereta & pesawat). Karena kita akan dapat potongan harga yang jauh lebih besar dibanding kalo kita belinya mepet pas hari H. Kalo papa raihan (my best vacation arranger) sih nyiapin semuanya 2 bulan sebulan jadwal liburan kami.Untuk booking hotel kita bisa klik di http://www.venere.com dan jangan lupa gunakan jasa google earth buat mastiin lokasi hotel yang kita tuju (males kan kalo pake acara nyasar..). oh ya sebelum berangkat, papa raihan juga udah nyusun semua-muanya dengan detail.mulai dari jadwal kereta,hotel,jurusan angkot (bus & kereta),serta tempat2 wisata yang mau didatangin..(kalo ada yang mau info..tar PM aku ajah)

Tanggal 8 Oktober 2009 jam 11 malam kami tiba di paris, Gabungan antara exicted,capek,ngantuk.bingung sekaligus sedikit was2 adalah perasaan yang menghampiri kami saat pertama kali menginjakkan kaki di kota paris..Seperti yang aku udah ceritain sebelumnya (bisa diliat di album  Thanks god Im in paris) kalo kondisi stasiun subway di Paris agak kurang bersahabat, waktu itu kami turun distasiun paling akhir (Port d clinagcoure-aduh maaf yah kalo salah tulis), gak ada eskalator apalagi lift disitu..papa raihan duluan naik tangga sambil menggotong koper kami yang super gede itu ke atas.sementara saya menunggu dibawah, saya gak kuat menggotong raihan yang waktu itu tertidur di strollernya, tiba2 ada seorang anak muda menghampiri saya..dengan sopan dia ngomong dalam bahasa inggris “permisi madam, mau saya bantuin angkat anaknya ke atas??” agak sedikit ragu saya mengiyakan tawaranya. Tiba diatas dia bertanya pada kami, kalian mau kemana?? Suami saya bilang kami mencari Hotel de La Terasse, dari peta/petunjuk yang kami bawa lokasinya sih gak jauh2 dari sini tapi kami belum tau dimana letak pastinya. Kemudian dia mengeluarkan hapenya..searching2 di and voila…ternyata Hotel yang kami maksud berada tidak jauh dibelakang kami berdiri (+/- 250 m),,hanya saja karena disudut jadi gak keliatan plangnya..setelah mengucapkan terima kasih kami berjalan ke hotel.. (Thanks God sudah mengirimkan orang itu untuk membantu kami)..

Hotel de Le Terrasse adalah hotel bintang 1, berlantai 4, bangunan arsitektur kuno..pintu masuk hotel cuma ada 1 pintu kecil. Sampe depan hotel ternyata pintunya terkunci..kami pun memence bel dan gak lama turun office boynya dan subhanallah dia menyambut kami dengan ucapan Assalamu alaikum..selamat datang..kalian muslim kan?saya juga muslim..wah senangnya alhamdulillah berarti hotel pilihan kami gak salah donk..dia kemudian nganter kami ke lobby hotel yang berada di lantai 2, kamar yang kami pesan sebenarnya ada di lantai 4 tapi berhubung udah malem (mungkin dia kasian liat kami hehe) dia ngasih kamar di lantai 2 dengan fasilitas kamar satu tingkat diatas kamar yang kami booking dengan catatan besok kami harus pindah kamar sesuai pesanan kami lagi..tapi selama 4 malam 3 hari disana kami tetap dikamar itu, gak disuruh pindah kamar heheh (Thanks God untuk semua kemudahan yang engkau berikan)

Hotel ini harga normalnya bertarif 65 euro/malam, tapi seperti yang saya bilang diatas,karena bookinngya jauh2 hari maka kami dapat harga diskon jadi 55 euro/malam…secara keseluruhan kondisi kamarnya lumayan. Kecuali selimutnya yang gak nyaman menurutku karena bahannya agak2 kasar heheh.

Letak Hotel cukup strategis,, selain dekat stasiun subway, didepan hotel ada McD, disamping ada KFC, ada swalayan, ada restoran china (thanks god kami bisa makan nasi di paris). Oh ya liat2 suasana sekitar aku liat cukup banyak wanita berjilbab lalu lalang.tamu2 hotel yang aku liat juga ada beberapa orang wanita berjilbab…alhamdulillah

Kalo boleh dikasih rating,, aku kasih nilai 7 untuk hotel ini..nih dia foto2nya

cerita 2 lucu selama kami di paris :

  • Keyboard computer di paris gak sama dengan keyboard pada umumnya..susunan hurufnya beda2 bukan qwertyuiop dst..(aku make fasilitas warnet di hotel..ngetik imel lama banget karena butuh “penyesuaian” hehe)
  • Jangan harap bisa  pesan kentang & ayam goreng di fast food dibawah jam 10 pagi karena dijam2 itu mereka hanya siapin menu untuk breakfast hahaha
  • Resto fast food kayak McD ato KFC di eropa gak ada yang nyajiin menu nasi putih hiks..
  • Kentang goreng di paris namanya frites.. (padahal kalo diindo kita kan bilangnya French fries)
  • Kalo mau beli oleh2..belinya di deretan toko souvenir di  sacre coure karena banyak pilihan.tapi kalo mau beli gantungan kunci Eiffel jangan beli disana,belinya di trocadero aja (didepan eiffel)..disacre 1 euro kita Cuma dapat 3 biji sedangkan di trocadero 1 euro kita dikasih 5 biji, bahkan karena kita jago ngerayu sama penjualnya kita dapat 6 biji heeheheh
  • Aku nyesel gak beli payung yang tulisannya paris..harganya Cuma 5 euro..karena di amsterdam payung yang sama (Cuma beda tulisan)harganya 10 euro huhuhuhuh

Segitu dulu yah..ntar lanjut lagi..to be continued

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s